Machfud juga menyinggung momen Nataru 2025. Penggunaan teknologi disebutnya berperan besar. Angka kecelakaan bisa ditekan, sementara arus lalu lintas tetap terjaga kondusif.
"Dalam kegiatan yang kemarin, acara Nataru juga kita mengapresiasi, sangat lancar, menekan angka korban," tambahnya.
Yang menarik, inovasi digital ala Korlantas ini rupanya sampai menarik perhatian dunia. Delegasi Kepolisian Hong Kong yang notabene lebih dulu maju dalam urusan tata kelola lalu lintas justru datang ke Indonesia untuk belajar.
Mereka berdiskusi dan melihat langsung penerapannya di lapangan.
"Bahkan berdiskusi dengan Kepolisian Hong Kong yang sudah lebih maju dari sisi lalu lintas, dari sisi kepadatan, sekarang belajar dari kita untuk berdiskusi. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kakorlantas," tutup Machfud menandaskan.
Artikel Terkait
NasDem Kukuhkan 32 DPC di Kuningan, Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Rumah Sakit Soeharto Heerdjan Bantah Klaim Perawatan Paksa Pasien EO
Mojtaba Khamenei Resmi Ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru
KPK Larang ASN Terima atau Beri Hampers Jelang Lebaran