Machfud juga menyinggung momen Nataru 2025. Penggunaan teknologi disebutnya berperan besar. Angka kecelakaan bisa ditekan, sementara arus lalu lintas tetap terjaga kondusif.
"Dalam kegiatan yang kemarin, acara Nataru juga kita mengapresiasi, sangat lancar, menekan angka korban," tambahnya.
Yang menarik, inovasi digital ala Korlantas ini rupanya sampai menarik perhatian dunia. Delegasi Kepolisian Hong Kong yang notabene lebih dulu maju dalam urusan tata kelola lalu lintas justru datang ke Indonesia untuk belajar.
Mereka berdiskusi dan melihat langsung penerapannya di lapangan.
"Bahkan berdiskusi dengan Kepolisian Hong Kong yang sudah lebih maju dari sisi lalu lintas, dari sisi kepadatan, sekarang belajar dari kita untuk berdiskusi. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kakorlantas," tutup Machfud menandaskan.
Artikel Terkait
Guru SD di Serpong Terancam 12 Tahun Bui, Diduga Cabuli 25 Murid
Muara Baru Dijaga Ketat, Sampah Ilegal Kini Berhadapan dengan CCTV dan Portal
Tiket Whoosh Rp225 Ribu, Buruan Pesan untuk Perjalanan Akhir Januari
Kotak Hitam ATR 42-500 Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung