Di sisi lain, persiapan administratif juga sudah hampir tuntas. Data petugas hampir seluruhnya telah masuk ke sistem. Gus Irfan menyebut, per 20 Januari lalu, sebanyak 4.377 dari total 4.418 data petugas sudah diinput ke platform Nusuk Masar milik Arab Saudi. Angkanya mencapai 99,1%.
“Hampir semua sudah terdaftar,” katanya.
Sementara itu, rekrutmen untuk petugas pendukung yang akan bertugas di Arab Saudi sendiri masih terus berjalan.
Ada kabar menarik lainnya. Untuk tahun ini, terjadi peningkatan signifikan kuota petugas haji perempuan. Gus Irfan menyebut angkanya naik lebih dari 30% dibanding tahun sebelumnya.
“Ini sesuai dengan harapan kita,” tuturnya.
“Kita ingin tahun ini menjadi haji yang ramah bagi jemaah perempuan.”
Langkah ini sepertinya jadi sinyal kuat. Kemenhaj tak hanya menyiapkan petugas yang tangguh secara fisik dan disiplin, tapi juga berupaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan nyaman bagi semua jemaah.
Artikel Terkait
Rp 597 Juta untuk Buzzer: Pengakuan Marcella Santoso di Sidang Tipikor
Surplus Dagang Tembus Rekor, China Buktikan Ketangguhan Ekonomi di Bawah Tekanan Trump
Yusril: Putusan MK Sahkan Polisi Aktif Boleh Duduki Jabatan Sipil
Buron Eropa Ditangkap di Bali, Istri Baru Tahu Statusnya Saat Suami Diborgol