31 Keluarga Terakhir di TPU Kebon Nanas Diberi SP-2, Ada yang Masih Bongkar Bangunan

- Rabu, 21 Januari 2026 | 12:00 WIB
31 Keluarga Terakhir di TPU Kebon Nanas Diberi SP-2, Ada yang Masih Bongkar Bangunan

Lahan TPU Kebon Nanas di Jakarta Timur masih jadi tempat tinggal bagi sejumlah warga. Padahal, proses relokasi sudah berjalan. Satpol PP Kecamatan Jatinegara pun bergerak, memberikan Surat Peringatan Kedua atau SP-2 kepada para penghuni yang tersisa.

Kepala Satpol PP setempat, Teguh Nurdin Amal, mengonfirmasi hal ini. Ia menyebut kegiatan monitoring dan pemberian SP-2 memang difokuskan pada warga yang belum juga pindah.

“Pelaksanaan monitoring pemberian SP-2 dilakukan kepada warga yang masih menempati lahan TPU Kebon Nanas,” ujar Teguh, seperti dilansir Antara, Rabu (21/1/2026).

Dari pantauan di lapangan, total masih ada 31 bangunan atau kepala keluarga. Namun, kondisinya beragam. Tiga belas bangunan di antaranya sudah kosong dan cuma ditempeli surat peringatan di pintu. Sisanya, delapan belas bangunan, masih ada penghuninya.

Menurut Teguh, sebagian besar dari mereka sebenarnya sudah mau pindah. Banyak yang telah menempati rusun atau kontrakan pribadi. Lalu, kenapa masih ada yang bertahan?

Rupanya, mereka sedang sibuk membereskan barang-barang besar. Ada juga yang terlihat sedang membongkar sendiri bagian bangunan, mungkin untuk diambil materialnya yang masih bisa dijual.

“Kondisi di lapangan yang masih menetap karena pengepakan barang besar dan terpantau ada yang sedang membongkar sendiri bangunan,” jelasnya lagi.

Penertiban pada Selasa (20/1) lalu disebut berjalan lancar. Teguh memastikan situasi aman dan kondusif. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga ketertiban umum di wilayah Kecamatan Jatinegara,” tandasnya.

Operasi ini bukan kerja sendirian. Satpol PP dari tingkat kota hingga kelurahan turun, dibantu Bhabinkamtibmas, Babinsa, petugas PPSU, dan juga anggota FKDM. Upaya bersama untuk menyelesaikan persoalan ini.

Sebelumnya, proses relokasi sudah dimulai. Pemerintah Kota Jakarta Timur telah memindahkan 73 KK penghuni TPU itu ke enam rumah susun berbeda pada Senin (12/1) lalu. Pemindahan dilakukan bertahap ke rusun-rusun yang disediakan Pemprov DKI.

Rumah Susun Pulo Gebang menampung paling banyak, yaitu 46 KK. Selanjutnya, rusun di Cipinang Muara menampung lima KK, Cipinang Besar Selatan enam KK, Jatinegara Barat satu KK, Jatinegara Kaum sembilan KK, dan Pondok Bambu enam KK. Sekarang, tinggal menunggu 31 keluarga terakhir ini menyusul.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar