Kasus pencabulan yang melibatkan seorang guru di sebuah SD Tangerang Selatan ternyata sudah berjalan cukup lama. Polisi menyebut aksi keji itu dimulai sejak 2023. Hingga saat ini, korban yang berhasil teridentifikasi sudah mencapai 16 orang.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, memberikan penjelasan kepada awak media di Mapolres, Selasa lalu.
"Dari pemeriksaan yang masih kita dalami, periode kejadiannya dari tahun 2023 hingga Januari 2026," ujarnya.
Menurutnya, semua korban yang terdata sejauh ini adalah anak laki-laki. Tak hanya itu, polisi juga sudah bergerak cepat menyita akun media sosial milik terduga pelaku. Akun itu diduga kuat memuat banyak foto anak-anak lelaki.
"Untuk sementara, korbannya anak laki-laki. Kita sudah lakukan penyitaan terhadap media sosial terduga pelaku, yang memposting beberapa foto anak-anak," jelas Wira.
Artikel Terkait
Basarnas Tegaskan Tak Ada Korban Selamat, Tapi Harapan Mukjizat Tetap Menyala
Klarifikasi Basarnas: Data Langkah Kaki di Smartwatch Korban ATR 42-500 Bukan Rekaman Baru
Sulawesi Tengah Masuki Era Tilang Elektronik dengan Perangkat Genggam Canggih
Polisi Perkenalkan Tilang Elektronik Genggam di Sulawesi Tengah