Operasi pencarian di Gunung Bulusaraung memasuki hari ketiga. Medannya terjal, jalurnya ekstrem. Tapi di tengah kesulitan itu, ada sosok warga lokal bernama Arman yang jadi penunjuk jalan bagi tim SAR gabungan. Usianya 38 tahun, dan ia tahu betul seluk-beluk hutan di perbukitan Pangkep, Sulawesi Selatan itu.
Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, tak ragu menyebut kondisi medan yang dihadapi tim. "Memang ini jalur ekstrem yang akan kita lalui," ujarnya saat memberi pengarahan.
Namun begitu, ia merasa lebih tenang karena ada bantuan dari masyarakat setempat. "Saya sampaikan jalur ekstrem, nanti kita dipandu sama masyarakat, Pak Arman," tambah Andi Sultan.
Kepercayaan itu ternyata tidak salah. Nyatanya, satu-satunya korban yang berhasil ditemukan sejauh ini berkat peran Arman. Korban laki-laki itu ditemukannya pada Minggu siang, sekitar pukul dua.
Artikel Terkait
Kekayaan Energi Nusantara di Tengah Perang Perebutan Sumber Daya Global
Tim SAR Kejar Golden Time Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Medan Terjal Pangkep
Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban Ditargetkan Sampai ke DPR Pekan Ini
137 Ton Sampah Berhasil Dipindahkan dari Muara Baru dalam Tiga Hari