Jembatan Gladak Perak masih terlihat suram pagi itu. Material debu vulkanik tebal menyelimuti hampir seluruh permukaannya, sisa-sisa amukan Gunung Semeru yang meluncurkan awan panas guguran. Untuk mengatasi ini, sebanyak 240 personel kepolisian dikerahkan. Mereka turun langsung membersihkan puing dan debu yang memblokir akses.
Namun begitu, upaya pembersihan besar-besaran ini belum sepenuhnya membuat jembatan pulih. Sampai saat ini, hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas dengan sangat hati-hati. Menurut sejumlah saksi, permukaan jembatan masih licin, terutama karena debu vulkanik basah tersiram hujan.
Di sisi lain, pantauan di lokasi menunjukkan warga berduyun-duyun datang ke Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro. Mereka penasaran, ingin melihat sendiri kondisi jembatan yang sempat jadi tumpuan lalu lintas itu. Tapi suasana waspada tetap terasa. Petugas Polsek Candipuro berjaga ketat, melaporkan perkembangan terbaru pasca-jembatan ini diterjang material panas.
Artikel Terkait
Wamenkominfo: AI Kunci Genjot Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian
Letnan Jepang Bertahan di Hutan Filipina 29 Tahun Usai Perang Dunia II
Bareskrim Lacak Aset Tersangka Penipuan Dana Syariah Rp2,4 Triliun
Ketua PDIP Jatim Soroti Peregukan Basis NU dan Ancaman Budaya Palsu di Era Digital