Jakarta diguyur hujan deras sejak semalam. Akibatnya, seperti yang sudah bisa ditebak, banjir pun merendam sejumlah titik di ibu kota. Suku Dinas Sosial Jakarta Barat mencatat, tak kurang dari 388 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.
Data yang berhasil dihimpun hingga Minggu (18/1/2026) siang, tepatnya pukul 14.00 WIB, menunjukkan pengungsi tersebar di tiga kelurahan. Warga berduyun-duyun mencari tempat aman di Kamal, Cengkareng Timur, dan Kedaung Kali Angke.
Rinciannya, di Kamal ada sekitar 120 jiwa. Cengkareng Timur paling banyak, mencapai 200 jiwa. Sementara di Kedaung Kali Angke, tercatat 68 warga yang mengungsi.
Namun begitu, angka itu belum mencakup semuanya. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyebut ada lokasi lain yang juga terendam.
“Di Kedoya Utara, ada sekitar 1.500 jiwa dari 3 RW yang terdampak,” ujarnya.
Iin menambahkan, pemerintah kota sudah bergerak cepat dengan mendistribusikan bantuan. Makanan dan minuman telah dikirim untuk meringankan beban warga di lokasi banjir.
Di sisi lain, laporan dari BPBD DKI Jakarta memberikan gambaran yang lebih luas. Hingga waktu yang sama, banjir tercatat melanda 48 RT dan membuat 29 ruas jalan tak bisa dilalui. Genangannya bervariasi, ada yang baru setinggi mata kaki sekitar 10 cm, tapi ada juga yang sudah mencapai satu meter.
Meski situasinya terlihat parah, ada sedikit kabar baik. Menurut BPBD, air di beberapa lokasi mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Perlahan, tapi pasti.
Artikel Terkait
Gubernur Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Desa yang Rusak Puluhan Tahun di Pandeglang
Menteri HAM: Tiga Anak Korban Penembakan Papua Tengah Jalani Perawatan Intensif
PM Anwar dan PM Singapura Bahas Percepatan ASEAN Power Grid dan Situasi Timur Tengah
Lebanon Catat 2.387 Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret