Di sisi lain, ini bukan sekadar soal angka. Komitmen pemerintah pusat untuk pemulihan tampaknya serius. Mereka ingin membenahi semuanya, mulai dari sekolah dan rumah sakit yang rusak, sampai menggerakkan kembali roda perekonomian yang sempat terendam.
“Pesan Pak Presiden ya jelas, beliau sangat memahami kesulitan dari daerah,” kata Tito.
Dia menambahkan, “Beliau sudah mobilisasi semua kekuatan pusat, dan itu ada anggaran yang tersendiri; dari PU, dari Kementerian Pendidikan, dari dana tentara, kesehatan, lain-lain, TNI, Polri, BNPB, kemudian juga Basarnas, macam-macam, semua di-backup semua, semua didorong.”
Jadi, intinya, bantuan datang dari berbagai lini. Dana TKD yang dikembalikan itu seperti suntikan awal, sementara dukungan teknis dan logistik dari kementerian serta lembaga lain akan menyusul. Harapannya, proses pemulihan di ketiga provinsi itu bisa berjalan lebih cepat dan menyeluruh.
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Lebih Awal
Safari Ramadan NasDem di Tulungagung Fokus Konsolidasi untuk Pemilu 2029
Tanggul Jebol, Jalan Raya Klaten-Gunungkidul Lumpuh Total Diterjang Banjir
Pemerintah Buka Impor Bioetanol AS untuk Tutupi Defisit Pasokan BBM