Dia lalu memberi contoh. Di Banda Aceh, banyak pengungsi yang pindah ke daerah yang lebih aman. Perpindahan massal ini, katanya, memicu inflasi di lokasi tujuan.
Efek berantainya juga terlihat jelas di Sumatera Utara. Ambil contoh Nias. Wilayahnya sendiri mungkin tidak kebanjiran, tapi Kota Sibolga yang jadi pintu gerbangnya justru lumpuh total.
Tito melanjutkan,
Jadi, keputusan mengembalikan dana penuh ke semua daerah itu bukan tanpa alasan. Mereka ingin mengantisipasi dampak ekonomi yang sudah mulai merayap ke mana-mana.
Artikel Terkait
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Stafnya Ada di Pesawat yang Diduga Jatuh di Maros
Menteri Trenggono Berduka, Tiga Staf KKP Jadi Penumpang Pesawat yang Hilang Kontak di Maros
Serpihan Diduga Pesawat ATR Ditemukan Pendaki di Lereng Bulusaraung
Polres Kampar Gerebek Tambang Galian C Ilegal di Tapung, Tiga Orang Diamankan