Jembatan Bambu yang Rawan di Bekasi Akhirnya Diganti Permanen

- Jumat, 16 Januari 2026 | 17:50 WIB
Jembatan Bambu yang Rawan di Bekasi Akhirnya Diganti Permanen

Di Kampung Pintu, Desa Bantar Jaya, Kabupaten Bekasi, akses warga selama ini bergantung pada jembatan bambu. Sudah lama kondisinya memprihatinkan, bahkan bisa dibilang cukup berbahaya untuk dilewati. Nah, menyikapi hal itu, Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya akhirnya turun tangan. Mereka memulai pembangunan Jembatan Presisi Polda Metro Jaya, sebuah konstruksi permanen yang diharapkan bisa mengatasi masalah itu.

Menurut keterangan tertulis yang diterima Jumat (16/1/2026), proses pembangunannya sendiri sudah dimulai sejak Kamis kemarin. Ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri. Jembatan bambu swadaya yang jadi penghubung antarwilayah itu dinilai sudah tidak layak lagi. Warga yang melintas setiap hari punya risiko keselamatan yang nyata.

Jembatan baru ini dirancang membentang sepanjang 20 meter dengan lebar 2,5 meter. Ia akan melintasi saluran irigasi atau tanah negara yang cukup dalam. Tujuannya jelas: memperlancar konektivitas. Lokasinya kan jadi jalur utama buat aktivitas sehari-hari warga, baik urusan sosial maupun ekonomi. Kehadiran jembatan yang kokoh tentu sangat dinantikan.

Kegiatan di Pebayuran ini bukanlah satu-satunya. Rupanya, ini bagian dari program lebih besar. Satuan Brimob Polda Metro Jaya punya rencana membangun dan merenovasi total lima jembatan di wilayah hukumnya. Fokusnya pada peningkatan keselamatan, perbaikan sarana, dan tentu saja kemudahan mobilitas untuk masyarakat.


Halaman:

Komentar