Komunikasi, bagi Unifah, adalah kunci utama menyelesaikan masalah ini. Mediasi harus diutamakan.
"Sebaliknya, anak-anak juga harus bisa menahan diri. Di sinilah peran kita semua," tegasnya.
PGRI sendiri tak tinggal diam. Mereka akan mendampingi Agus dalam proses mediasi yang akan datang. Tujuannya jelas: memberi pemahaman kepada masyarakat, terutama wali murid, bahwa sang guru sama sekali tak punya niat jahat.
"Agus, meski dikeroyok, tidak ingin membawa ini ke ranah hukum. Dia sadar betul perannya sebagai pendidik. Anak-anak itu butuh bimbingan, bukan hukuman semata," tutur Unifah menjelaskan.
"Dengan lapang dada, itulah yang dia tunjukkan."
Artikel Terkait
Trump Ancam Balas Serangan Drone di Kedubes AS Riyadh, Diduga dari Iran
Pemerintah Bentuk Tim Khusus Pantau dan Lindungi PMI di Timur Tengah
KPK Tangkap Bupati Pekalongan dalam Operasi Senyap di Jawa Tengah
Mobil Terbakar Usai Tabrakan di Tol Jagorawi, Diduga Gagal Menyalip