Mobil Terbakar Usai Tabrakan di Tol Jagorawi, Diduga Gagal Menyalip

- Selasa, 03 Maret 2026 | 09:20 WIB
Mobil Terbakar Usai Tabrakan di Tol Jagorawi, Diduga Gagal Menyalip

Dini hari yang sepi di Tol Jagorawi tiba-tiba berubah mencekam. Sebuah mobil Honda HR-V dilalap api, persisnya di kilometer 11 arah Bogor. Menurut keterangan di lokasi, mobil itu terbakar setelah terlibat tabrakan dan terbalik. Penyebabnya? Diduga karena pengemudi gagal menyalip dengan aman.

Kompol Akhmad Jajuli, yang mewakili PJR Tol Jagorawi, menjelaskan kronologinya. Menurutnya, semua berawal dari kurangnya antisipasi dan jarak yang tidak aman.

"Faktor yang mempengaruhi karena kurang antisipasi jaga jarak aman," ujar Jajuli, Selasa (3/3/2026).

Kejadiannya sekitar pukul 03.45 WIB. Saat itu, HR-V yang datang dari Jakarta hendak menuju Bogor. Sebuah truk melaju di lajur dua, sementara HR-V yang juga ada di lajur yang sama mencoba mendahului dari sisi kiri truk. Nah, di sinilah masalahnya.

Saat hendak memotong, pengemudi HR-V rupanya melihat ada truk lain mendekat dari belakang. Spontan, mobil itu kembali ke lajur dua. Tapi manuver itu gagal total. Bukannya selamat, HR-V malah menabrak bagian belakang sebelah kiri truk yang ada di depannya.

Akibat tabrakan itu, mobil langsung terbalik. Tak lama kemudian, kobaran api muncul dan menghanguskan kendaraan. Posisi akhir mobil teronggok di antara lajur satu, menghadap utara dengan serong ke kiri.

Untungnya, kabar baik datang dari situasi yang sudah cukup buruk ini. Jajuli menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Jumlah korban nihil," pungkasnya.

Evakuasi pun langsung digelar tim di lapangan untuk mengamankan lokasi dan mengurai kemacetan yang sempat terjadi. Meski begitu, kejadian ini jelas jadi pengingat keras betapa vitalnya menjaga jarak dan tidak memaksakan diri saat menyalip, apalagi di jalan tol saat dini hari.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar