Operasi tangkap tangan kembali digelar oleh KPK. Lokasinya di Pekalongan, Jawa Tengah. Seperti biasa, aksi ini berlangsung senyap, mendadak, dan langsung menyita perhatian.
Informasi tersebut dibenarkan oleh juru bicara KPK, Budi Prasetyo. Saat dikonfirmasi, Budi mengaku timnya memang sedang bergerak. Yang menarik, salah satu nama yang disebut ikut terjaring adalah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,"
Kata Budi kepada awak media, Selasa lalu.
Menurut penjelasannya, Bupati Fadia Arafiq langsung dibawa ke Jakarta. Tujuannya untuk pemeriksaan yang lebih mendalam. "Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Budi lagi.
Namun begitu, rincian soal ada tidaknya pihak lain yang diamankan masih simpang siur. Budi enggan berkomentar lebih jauh. Begitu pula dengan perkara spesifik yang sedang diusut dalam operasi kali ini masih menjadi tanda tanya besar.
Seperti prosedur standar, KPK punya waktu satu kali 24 jam ke depan. Masa itu digunakan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Untuk sementara, mereka masih berstatus sebagai terperiksa. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Tapanuli Selatan
DPR Minta Kejelasan Pemerintah soal Nasib RUU Inisiatif, Termasuk Perlindungan PRT
Kades dan Kontraktor Klaten Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Renovasi Masjid Rp 203 Miliar
Iran Tegaskan Hak Nuklirnya Tak Bisa Ditawar, Desak AS Tunjukkan Itikad Baik