Operasi tangkap tangan kembali digelar oleh KPK. Lokasinya di Pekalongan, Jawa Tengah. Seperti biasa, aksi ini berlangsung senyap, mendadak, dan langsung menyita perhatian.
Informasi tersebut dibenarkan oleh juru bicara KPK, Budi Prasetyo. Saat dikonfirmasi, Budi mengaku timnya memang sedang bergerak. Yang menarik, salah satu nama yang disebut ikut terjaring adalah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,"
Kata Budi kepada awak media, Selasa lalu.
Menurut penjelasannya, Bupati Fadia Arafiq langsung dibawa ke Jakarta. Tujuannya untuk pemeriksaan yang lebih mendalam. "Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Budi lagi.
Namun begitu, rincian soal ada tidaknya pihak lain yang diamankan masih simpang siur. Budi enggan berkomentar lebih jauh. Begitu pula dengan perkara spesifik yang sedang diusut dalam operasi kali ini masih menjadi tanda tanya besar.
Seperti prosedur standar, KPK punya waktu satu kali 24 jam ke depan. Masa itu digunakan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Untuk sementara, mereka masih berstatus sebagai terperiksa. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Tarif Ilegal Percepatan Izin Tinggal WNA Capai Rp1,5 Juta per Orang, Libatkan Mantan Wamen Imipas
Buronan AS 15 Tahun Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Bunker Sawangan, Depok
Pria di Lampung Selatan Nekat Tusuk Kekasih 12 Kali karena Tak Diizinkan Menginap
Kejagung Bongkar Mark-Up Pengadaan Motor Listrik Rp42 Juta per Unit di Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis