JAKARTA – Waspada, tiga bibit siklon tropis saat ini mengapit wilayah Indonesia. Laporan terbaru dari Tropical Cyclone Warning Center Jakarta, BMKG, menyebutkan ketiganya adalah Bibit Siklon Tropis 90S, 93S, dan 92P. Meski peluang berkembang jadi badai tropis penuh dinilai rendah, dampak tidak langsungnya terhadap cuaca di Tanah Air bisa cukup signifikan.
Masyarakat diimbau untuk bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem. Mulai dari hujan lebat yang bisa mengguyur beberapa daerah, hingga gelombang tinggi di sejumlah perairan.
Menurut keterangan resmi BMKG yang dirilis Selasa (3/3/2026), Bibit Siklon Tropis 90S pertama kali terpantau terbentuk pada 28 Februari 2026 malam. Posisinya kini ada di sekitar Samudera Hindia, tepatnya di selatan Banten hingga Jawa Barat.
Dalam 24 jam ke depan, sistem tekanan rendah ini diprediksi bergerak ke arah timur. Walau begitu, dampaknya sudah terasa di wilayah barat Indonesia dengan peningkatan aktivitas cuaca yang cukup mencolok.
Lalu, ada Bibit Siklon Tropis 93S yang terpantau di barat laut Australia. Arah geraknya justru ke barat. Sementara itu, Bibit Siklon 92P berada di sekitar Teluk Carpentaria, selatan Papua Selatan. Sama seperti yang lain, potensinya untuk menguat jadi siklon tropis dalam sehari ke depan juga rendah.
Nah, berikut ini rincian dampak yang perlu diantisipasi dalam 24 jam mendatang, berdasarkan pantauan BMKG.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Pekalongan dalam Operasi Tangkap Tangan
Kemlu Pantau Ketat 519 Ribu WNI di Timur Tengah Pascakericuhan Iran
Ribuan Penerbangan Dibatalkan, 300 Ribu Penumpang Terjebak di Bandara Teluk
PMI Manufaktur Indonesia Capai Level Tertinggi dalam Hampir Dua Tahun di Februari 2026