Hujan masih mengguyur dengan derasnya di Patia dan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Anginnya pun kencang. Situasi ini bikin warga was-was, jangan-jangan air banjir yang baru saja surut bakal naik lagi.
Perasaan khawatir itu jelas terasa. Seperti yang diungkapkan Encun Surtiah, warga Desa Surianen Patia, saat ditemui Kamis lalu.
Bagi Encun dan tetangganya, banjir seolah jadi langganan buruk di awal tahun ini. Katanya, ini sudah yang keempat kalinya. Tapi yang satu pekan terakhir ini rasanya paling menjadi-jadi. Ketinggian air tak biasa, dan genangannya bertahan lama, hampir enam hari belum sepenuhnya surut.
Dampaknya langsung terasa di kehidupan sehari-hari. Akses jalan lumpuh total, terendam air. Buat yang perlu ke desa sebelah, seperti Desa Idaman, pilihannya cuma satu: naik perahu. Mobilitas warga pun jadi sangat terganggu.
Artikel Terkait
Prasetyo Hadi Beberkan Strategi Atasi Kekurangan 100 Ribu Dokter
Wakil Ketua MPR Ajak Investor Global Garap Emas Hijau Panas Bumi Indonesia
Berkas Perkara Kebakaran Terra Drone Resmi Diserahkan ke Kejaksaan
Batas Nominasi Apresiasi Konektivitas Digital 2026 Diperpanjang hingga Akhir Januari