Melihat kejadian itu, SN pun tak tinggal diam. Dia segera berteriak minta tolong dan bersama warga sekitar berusaha mengevakuasi korban. Sayangnya, nyawa IP tak tertolong.
Tim Inafis Polres Metro Depok yang dipimpin Ipda Hendri, bersama dokter jaga dari UPT Cinere, tiba di lokasi tak lama kemudian, sekitar pukul lima sore. Mereka segera melakukan pemeriksaan mendasar.
Hasilnya? Tidak ada tanda-tanda kekerasan sama sekali pada tubuh almarhumah, termasuk di area alat kelamin. Hanya ada bercak darah di sekitar mulutnya. Dari situ, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan penyakit yang diderita korban.
"Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit," tegas Kapolsek Chairul Saleh menjelaskan temuan awal itu.
Kini, keluarga harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Jasad IP rencananya akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan. Sebuah akhir perjalanan yang terlalu cepat bagi seorang mahasiswi yang masih menuntut ilmu.
Artikel Terkait
Rudal Iran Guncang Tel Aviv, Bangunan Rusak tapi Tak Ada Korban Jiwa
Organisasi Kepemudaan Golkar dan UMNO Malaysia Perkuat Kerja Sama, Respons Ketegangan Timur Tengah
Komisi III DPR Gelar RDPU Kasus Nabilah Obrien, Korban Laporan yang Jadi Tersangka
Wakil Ketua MPR: Ketergantungan Migas RI pada Timur Tengah Hanya 20 Persen