Melihat kejadian itu, SN pun tak tinggal diam. Dia segera berteriak minta tolong dan bersama warga sekitar berusaha mengevakuasi korban. Sayangnya, nyawa IP tak tertolong.
Tim Inafis Polres Metro Depok yang dipimpin Ipda Hendri, bersama dokter jaga dari UPT Cinere, tiba di lokasi tak lama kemudian, sekitar pukul lima sore. Mereka segera melakukan pemeriksaan mendasar.
Hasilnya? Tidak ada tanda-tanda kekerasan sama sekali pada tubuh almarhumah, termasuk di area alat kelamin. Hanya ada bercak darah di sekitar mulutnya. Dari situ, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan penyakit yang diderita korban.
"Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit," tegas Kapolsek Chairul Saleh menjelaskan temuan awal itu.
Kini, keluarga harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Jasad IP rencananya akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan. Sebuah akhir perjalanan yang terlalu cepat bagi seorang mahasiswi yang masih menuntut ilmu.
Artikel Terkait
Ratusan Pil Ilegal Digagalkan, Pelaku 23 Tahun Diamankan di Batuceper
Greenland Tegaskan Setia ke Denmark, Tolak Isu Aneksasi AS
Satgas PKH Kuasai Jutaan Hektar Lahan, Denda Pelaku Sawit-Tambang Tembus Rp 5,2 Triliun
Antam Bantah Ledakan di Tambang Pongkor, Asap Tebal Ternyata dari Kayu Terbakar