Anggota DPR Kesal, Menteri Trenggono Diminta Hargai Kami Dikit

- Rabu, 14 Januari 2026 | 19:20 WIB
Anggota DPR Kesal, Menteri Trenggono Diminta Hargai Kami Dikit

"Jadi mohon, jangan sampai hal-hal begini kita teruskan. Banyak hal yang harus kita selesaikan bersama," pinta Khalid.

Di sisi lain, ia menekankan bahwa sekadar pemberitahuan akan sangat berarti. Itu adalah bentuk penghargaan.

"Percaya, saya nggak munafik. Minimal kalau kami ditanya warga, kami bisa jawab, 'Ya, ada Pak Menteri kami di sini'. Itu satu kebanggaan bagi kami. Tolong hargai itu," tambahnya.

Mendapat teguran langsung, Menteri Sakti Wahyu Trenggono pun tak tinggal diam. Ia langsung menyampaikan permohonan maaf.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Pak Khalid," kata Trenggono.

Ia beralasan, saat itu situasi benar-benar dalam kondisi darurat dan memicu kepanikan. Banyak program KKP, seperti pembangunan kampung nelayan, yang terdampak bencana sehingga timnya langsung bergerak cepat.

"Hari kedua, kami langsung kirim seluruh armada. Total sudah 250 ton, ada baju, makanan, dan lain-lain. Kami panik, jujur saja."

Trenggono bahkan menyebut bahwa kementeriannya termasuk yang pertama berhasil menembus distribusi bantuan ke daerah terisolasi seperti Aceh Tamiang.

"Bukan untuk narsis, tapi fakta itu yang terjadi. Sekali lagi, kami memohon maaf karena tidak memberi kabar," imbuhnya menutup pembelaan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar