KPK Selidiki Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Layanan Tetap Berjalan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menyelidiki dugaan kasus korupsi yang melibatkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh. Meskipun penyelidikan sedang berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap dapat menggunakan layanan transportasi modern ini.
Status Penyidikan Kasus Korupsi Whoosh
Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, menegaskan bahwa proses hukum yang sedang berjalan tidak akan mengganggu operasional layanan publik. "Masyarakat tetap dapat menggunakan layanan kereta cepat sebagai salah satu moda transportasi," jelas Budi dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).
Profil dan Sejarah Kereta Cepat Whoosh
Whoosh, yang mulai beroperasi secara komersial pada 2 Oktober 2023, merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan sekaligus di kawasan Asia Tenggara. Proyek prestisius ini menjadi landmark baru dalam perkembangan infrastruktur transportasi di Indonesia.
Sejarah Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung telah dimulai sejak tahun 2015 dengan dibentuknya PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC). Proyek ini kemudian ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional melalui Peraturan Presiden No. 3 Tahun 2016, yang menegaskan pentingnya proyek ini bagi pembangunan infrastruktur Indonesia.
Penyelidikan KPK terhadap dugaan korupsi Whoosh terus berlanjut, sementara layanan transportasi tetap beroperasi normal untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Artikel Terkait
Viking Persib Galang Dana Lewat Penjualan Bendera untuk Apresiasi Pemain
Wukuf di Arafah 26 Mei 2026, Ini Jadwal Lengkap Puncak Ibadah Haji 1447 H
Calon Jemaah Haji Lansia Asal Indonesia Ditemukan Meninggal di Makkah Setelah Hilang Sepekan
DPR Kecam Kekerasan Seksual di UPN Yogyakarta, Desak Investigasi Transparan dan Libatkan Kemendiktisaintek