Kabupaten Grobogan diguncang kejadian luar biasa. Lebih dari 800 orang, tepatnya 803, dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis atau MBG. Suasana pun berubah riuh menjadi panik.
Dari pantauan di lokasi, korban yang masih merasakan gejala berat terus diangkut ke rumah sakit. Hingga saat ini, tercatat 54 orang masih harus menjalani perawatan intensif.
Menurut Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Jawa Tengah, Hanung Triyono, dugaan awal penyebabnya mengerucut pada satu menu.
Padahal, menu yang disajikan hari itu terlihat lengkap dan biasa saja: nasi kuning, tempe orek, telur dadar, plus abon. Tapi rupanya, ada yang salah dengan olahan ayamnya. Penyedia makanannya berasal dari SPPG Grobogan Gubug Kwaron 1, yang biasa melayani hampir tiga ribu penerima manfaat.
Artikel Terkait
Hujan Tak Henti Picu Longsor, Empat Kampung di Bogor Terancam
Sidang Tipikor Ungkap Karpet Merah Nadiem untuk Dua Staf Khusus
Gus Aiz Bantah Terima Dana Kuota Haji Usai Diperiksa KPK
KPK Periksa Anggota DPRD Bekasi, Soroti Peran Ayah Bupati Nonaktif