Daniel Johan Bantah Isu Retak Kabinet: Presiden Paling Paham Suasana Kebatinan di Dalam

- Selasa, 13 Januari 2026 | 08:30 WIB
Daniel Johan Bantah Isu Retak Kabinet: Presiden Paling Paham Suasana Kebatinan di Dalam

Isu perpecahan di internal kabinet kembali mencuat, kali ini disinggung langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Menanggapi hal itu, Ketua DPP PKB Daniel Johan angkat bicara. Ia menilai pihak-pihak di luar yang berkomentar soal retaknya kohesi kabinet sama sekali tak paham situasi sebenarnya.

"Kalaupun ada pihak di luar yang menilai seolah ada perpecahan, itu berarti tidak paham fakta," tegas Daniel Johan kepada awak media, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, Presiden Prabowo-lah yang paling mengerti dinamika di dalam kabinet. "Presiden tentu yang paling memahami suasana kebatinan di dalam kabinet," sambungnya.

Daniel Johan, yang juga anggota Komisi IV DPR RI, meyakini pernyataan Presiden itu justru menjadi penegasan. Soliditas Kabinet Merah Putih, kata dia, terjaga dengan baik. Faktanya memang kompak.

Ia lalu mengutip langsung perkataan Prabowo. "Pernyataan Presiden yang mengatakan '...Jangan percaya orang-orang yang terlalu pinter, yang ngomong di mana, sosmed, menganalisa terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo'. Beliau sangat paham bagaimana mengorganisir para menteri agar tetap satu komando dan satu arahan," papar Daniel.

Di sisi lain, Daniel Johan memandang tak ada ruang untuk visi pribadi dalam kabinet. Yang ada hanyalah satu tujuan bersama. Visi presiden untuk bekerja bagi rakyat.

"Di kabinet Merah Putih tidak ada visi pribadi masing-masing," ungkapnya. Harapannya ke depan, kabinet bisa semakin solid dan fokus memberikan hasil yang nyata. Bukan cuma wacana, tapi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan semua lapisan masyarakat.


Halaman:

Komentar