Kalau hari-hari biasa, ceritanya beda. Rian mengaku paling cuma melayani lima atau enam motor saja. Itu pun kebanyakan pelanggan langganan yang memang rutin datang.
"Lumayan sih, apalagi kalau langganan masuk semua," katanya sambil tersenyum. "Orang-orang lewat 5 sampai 6 juga udah alhamdulillah."
Jadi, sementara sebagian orang mengeluh karena rumahnya kebanjiran, bagi Rian dan mungkin beberapa pengusaha bengkel lain, musim hujan seperti ini justru membawa rezeki yang tak terduga. Keadaan memang bisa terbalik, ya.
Artikel Terkait
Dari Nisan ke Rusun: Warga TPU Kebon Nanas Akhirnya Dapat Hunian Layak
Anggota DPR Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji
Prabowo Tahan Haru di Banjarbaru, Lanjutkan Agenda ke Malang
Hujan Ekstrem di Jakarta Utara, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi