Suasana pagi di SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara, mendadak berubah kacau Kamis lalu. Sebuah mobil pengangkut makanan bergizi gratis (MBG) menabrak sejumlah siswa dan guru. Akibatnya, dua puluh orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Di antara korban, seorang guru bernama Maryono mengalami cedera cukup serius. Kaki beliau retak akibat hantaman mobil itu.
"Kaki retak dirujuk ke RSUD Koja (Jakut)," jelas Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri.
Sementara itu, para siswa yang jadi korban mengalami berbagai luka. Ada yang sekadar memar, tapi tak sedikit juga yang sampai mengalami sobekan di bagian kepala. Bahkan, disebutkan ada satu siswa yang kondisinya tergolong parah. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar terbaru mengenai perkembangan siswa tersebut.
Meski begitu, ada juga yang sudah diperbolehkan pulang. Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan singkat, mereka bisa kembali ke rumah masing-masing.
"Maulana Aufar di Puskesmas Cilincing namun sudah pulang," tambah Bobi Subasri.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, kemudian merinci data korban. Dari total 20 orang, 15 siswa ditangani di RS Cilincing. Sisanya, empat siswa dan satu guru yakni Maryono semuanya dibawa ke RSUD Koja. Intinya, seluruh korban mengalami luka-luka, dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Artikel Terkait
Juru Parkir di Makassar Viral Minta Tarif Rp20.000, Polisi Amankan Pelaku
Akun Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas, Munculkan Promo Emas dan iPhone dengan Harga Tak Wajar
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Kompolnas Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri
Harga Emas Galeri24 Naik Rp10.000, UBS Justru Terkoreksi Rp13.000 per Gram