Banjir dan longsor yang menerjang Sumatera Utara memang menyisakan duka. Tapi di tengah lumpur dan kerusakan itu, ada upaya keras yang patut dicatat. PT PLN (Persero) bergerak cepat untuk memperbaiki jaringan listrik yang terdampak, dan kerja keras mereka ini pun mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan.
Menurut sejumlah saksi, upaya pemulihan berjalan dengan sigap. Deni menyebut, beberapa titik yang sebelumnya gelap gulita kini sudah mulai kembali terang berkat usaha tim PLN.
"Kami lihat teman-teman PLN sudah bekerja sungguh-sungguh sekali, memberikan semua usahanya," ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Deni saat penyaluran bantuan di Posko BPBD Tapanuli Utara, Jumat lalu. Namun begitu, apresiasinya tak cuma soal listrik.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian PLN yang turut menyalurkan bantuan bagi warga yang sedang berjuang di pengungsian.
"Terima kasih untuk kerja keras teman-teman PLN yang sudah berdedikasi tinggi, secara khusus untuk donasi yang sudah diberikan pada hari ini. Kami dari Pemkab Tapanuli Utara akan berusaha menyalurkan donasi yang sudah disampaikan ke posko-posko yang kita punya," jelas Deni.
Di sisi lain, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan komitmen perusahaan. Ia bahkan turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau pemulihan. Semua sumber daya, kata dia, dikerahkan untuk satu tujuan: mengembalikan akses energi bagi masyarakat secepat mungkin.
"Tugas kami di sini bukan hanya untuk menyalakan listrik dengan cepat dan aman, tetapi juga menyalakan semangat masyarakat agar bisa segera bangkit dari bencana," tegas Darmawan.
Memang, upaya PLN tak berhenti di tiang listrik. Lewat program TJSL, mereka membagikan paket sembako dan perlengkapan dapur umum untuk mendukung dapur-dapur darurat di posko pengungsian. Rencananya, pendistribusian bantuan ini akan menjangkau wilayah-wilayah lain seperti Medan, Binjai, Deli Serdang, hingga Padangsidempuan dan Sibolga.
"Kami hadir di sini untuk bekerja sama. Sama-sama meringankan beban masyarakat," ucap Darmawan lagi. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD, lanjutnya, akan terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sesuai kondisi lapangan yang dinamis.
Di garis depan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir, menggambarkan situasi yang padat. Seluruh personel dikerahkan, bahu-membahu dengan warga. Mereka bahkan menggandeng Yayasan Baitul Maal PLN untuk menyediakan tandu dan ambulans guna mendukung proses evakuasi.
"Kami kerahkan seluruh personel untuk bahu-membahu turun ke lokasi terdampak," tutup Mundhakir.
Artikel Terkait
IRGC Bantah Klaim AS soal Dua Kapal Dagang Melintasi Selat Hormuz
Asia Tenggara Bertransformasi Jadi Pusat Penerbangan Global, KLIA Jadi Bandara Terluas
Halte Transjakarta Manggarai Ditutup Sementara Mulai Besok, Penumpang Dialihkan ke Halte Temporer
Menteri HAM Nilai Tudingan Amien Rais ke Prabowo Soal Seskab Langgar HAM, Partai Ummat Balik Serang