Lalu, ada kabar buruk yang sampai ke telinganya. Rumahnya didobrak paksa oleh seseorang. WF pun langsung bergegas pulang.
Sesampainya di rumah, kekhawatirannya terbukti. AS sudah ada di sana, dan dengan brutal langsung menghajar WF. Pukulan dari tangan kosong yang dikenakan cincin itu mendarat di kepala korban, meninggalkan luka.
WF tentu saja mencoba membela diri. Namun, di saat yang sama, RW ikut turun tangan. Dari belakang, ia menghantam kepala WF hingga korban tak berdaya dan terjatuh. Pengeroyokan itu akhirnya berhenti, meninggalkan WF terluka dan suasana mencekam di kediamannya.
Artikel Terkait
Iran Tegaskan Siap Perang, Tapi Pintu Negosiasi Tetap Terbuka
Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Enam Pohon di Jakarta
Takaichi Berancang-ancang Gelar Pemilu Februari, Pasar dan Beijing Waspada
Tunanetra Terperosok ke Saluran Air Usai Dampingan Transjakarta Cares Berakhir