“Saya lihatin, tiba-tiba diambil terus saya digebugin lagi. Rombongannya langsung pergi ke arah Cilebut,” jelas Jidan.
Menurut sejumlah saksi, keributan ini rupanya punya latar yang lebih luas. Syafik, seorang pedagang di lokasi, menyebut kelompok motor itu sempat berhenti di depan lapaknya. Mereka terlihat mengejek rombongan lain yang diduga pendukung klub sepak bola saingan.
“(Kejadiannya) kira-kira habis Isya, jam setengah delapan lebih. Mereka ngetem dulu sini, ngejek-ngejek yang lewat jalur bawah,” kata Syafik.
“Begitu ada TNI dan polisi datang, mereka langsung kabur,” imbuhnya.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, membenarkan adanya laporan kericuhan yang melibatkan pendukung sepak bola di beberapa titik malam itu. Namun, situasi dikatakannya sudah reda dengan cepat.
“Kita datang ke sana sudah nggak ada, sudah bubar. Kejadiannya cuma sekilas,” kata Doddy.
“Mereka tadi konvoi pulang nobar (nonton bareng). Sampai saat ini belum ada laporan resmi dan belum ada yang diamankan,” pungkasnya menambahkan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Apresiasi Keberhasilan Hilirisasi Bawang Merah di Brebes
Dirjen AHU Soroti Potensi Pelanggaran Hak Anak dalam Polemik Perubahan Kewarganegaraan
Satgas Saber Pangan Layangkan 350 Teguran dan Proses 4 Perkara Pidana Jelang Hari Besar 2026
Polri, TNI, dan Masyarakat Aktifkan Pos Siskamling Jaksel untuk Amankan Ramadhan dan Antisipasi Mudik