Jakarta Selatan kembali mengaktifkan pos-pos Satkamlingnya. Ini dilakukan untuk mengawal bulan Ramadhan, menjaga suasana tetap kondusif dan aman bagi warganya. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan bahwa pos-pos ini akan diisi oleh gabungan unsur Polri, TNI, dan Babinsa.
“Kita mengaktifkan kembali pos-pos Satkamling. Di situ terdiri dari semua unsur mulai dari Polri, TNI dan Babinsa,” ujar Yuni Setiawan dalam Apel Siaga Kamtibmas, Kamis lalu.
Tak cuma itu, gerakan ini juga melibatkan banyak pihak dari masyarakat. Mulai dari driver ojek online, berbagai ormas, sampai kelompok Pokdar Kamtibmas ikut serta. Intinya, semua diajak berpartisipasi.
Lalu, apa sih yang jadi fokus pengamanan? Beberapa hal yang sudah sering jadi masalah di bulan puasa. Misalnya, tawuran antar remaja yang kadang memanas, atau aksi balap liar di jalanan. Fenomena unik seperti ‘perang sarung’ juga masuk dalam radar pengawasan mereka.
“Tindakan-tindakan yang mengganggu situasi kamtibmas, misal tawuran, balap liar, mungkin balap sarung atau perang sarung. Nah, itu yang kita antisipasi bersama,” tegas Kapolres.
Ia punya harapan besar. Semua elemen yang terlibat diharapkan bisa aktif memberikan informasi dan mencegah hal-hal negatif di lingkungannya sendiri. Kerja sama semacam ini kunci utamanya.
Di sisi lain, ada imbauan lain yang tak kalah penting. Menjelang momen mudik Lebaran, banyak rumah yang bakal ditinggalkan penghuninya. Situasi ini rawan dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
“Menjelang Idul Fitri, sudah banyak warga yang pulang kampung dan meninggalkan rumah kosong. Ini yang perlu kita jaga bersama agar tidak terjadi kriminalitas seperti pencurian maupun kejahatan lainnya,” tambahnya.
Untuk operasi selama Ramadhan ini, Polres Jaksel sendiri mengerahkan sekitar 150 personel. Tapi, ini cuma bagian dari skala yang lebih besar. Di level Polda Metro Jaya, kolaborasi antara polisi dan masyarakat benar-benar dikuatkan. Mereka melibatkan tak kurang dari 10.000 orang dari berbagai elemen untuk menjaga stabilitas Ibu Kota selama bulan suci. Upaya besar-besaran, untuk ketenangan bersama.
Artikel Terkait
Bung Harpa Soroti Muhammad Isfandyar Abdillah sebagai Kuda Hitam Timnas U-19 Usai Bawa Indonesia Juara Grup A Piala AFF U-19
Pencuri Sawit 1.620 Kg Tertidur di Samping Tumpukan Hasil Curian, Petugas Keamanan Temukan saat Patroli
Baznas Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Kairo
Wakil Bupati Indramayu Bantah Kabar Penetapan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD