Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur meletus pada Senin siang, menyemburkan kolom abu setinggi 600 meter di atas puncak. Erupsi terjadi pukul 12.06 WITA dan terekam dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter selama 75 detik.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah utara serta barat laut. Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, M Nurjansyah Dwi Laksona, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 2.184 meter di atas permukaan laut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya dan memantau perkembangan melalui kanal resmi PVMBG, Badan Geologi, serta pemerintah daerah.
PVMBG turut mengingatkan potensi banjir lahar hujan jika terjadi hujan berintensitas tinggi di sekitar puncak. Kewaspadaan terutama diperlukan bagi warga yang tinggal di sekitar sungai berhulu di puncak gunung, seperti di Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, serta PVMBG di Bandung.
Artikel Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Dua Kali, Kolom Abu Capai 1.600 Meter
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Membubung 1.200 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 1.200 Meter
Tiga Tewas dalam Bentrokan Antarwarga di Flores Timur, TNI-Polri Siaga