Barcelona mempertahankan tawaran awal senilai 100 juta euro untuk penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, di bursa transfer musim panas ini. Klub asal Catalan itu enggan menaikkan angka penawaran meskipun Atletico menolak bernegosiasi. Presiden Barcelona Joan Laporta sempat mengisyaratkan batas waktu proposal berakhir pada akhir Juli, namun manajemen klub tetap tenang.
Kehadiran amunisi baru seperti Anthony Gordon dan Karim Adeyemi membuat Barcelona tidak merasa terdesak untuk membeli penyerang baru secara gegabah. Laporan Mundo Deportivo menyebutkan bahwa manajemen Barcelona merasa kedalaman lini serang mereka masih sangat memadai. Lini depan Barcelona saat ini juga dihuni oleh Ferran Torres, Dani Olmo, hingga Raphinha yang mampu dimainkan di posisi penyerang tengah.
Pelatih kepala Hansi Flick memang masih mendesak kedatangan striker kelas dunia. Namun, manajemen internal memutuskan tidak akan merekrut pemain hanya demi pemenuhan kuota, terutama saat pilihan pemain elit berharga rasional sangat terbatas.
Hambatan terbesar transfer ini datang dari CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, yang menolak menjual pemain bintangnya ke klub rival domestik. Atletico dikabarkan hanya bersedia membuka pintu negosiasi dengan klub luar Spanyol seperti Arsenal atau PSG. Julian Alvarez sendiri dijadwalkan kembali berkumpul bersama skuad Atletico Madrid pada 10 Agustus mendatang. Pemain asal Argentina tersebut kini harus memutuskan apakah akan memaksakan kepindahannya atau tetap bertahan di Madrid.
Artikel Terkait
Inter Milan Tegaskan Pertahankan Lautaro Martinez dari Godaan Barcelona
Kunjungan Deco ke Lisbon Picu Spekulasi, Barcelona Dikabarkan Incar Lautaro Martinez
Real Madrid dan Barcelona Siap Tempur di Pekan Kedua LaLiga
Barcelona Hadapi Musim Baru dengan Rodri dan Tantangan Mourinho