Barcelona memasuki musim ketiga di bawah Hansi Flick dengan ambisi besar, meski harus menghadapi perubahan struktural yang signifikan. Setelah meraih gelar La Liga dua musim berturut-turut, tim asal Catalonia itu kini berupaya mempertahankan dominasi domestik sekaligus mengakhiri penantian panjang di Liga Champions.
Musim ini, Barcelona akan memulai perjalanan mereka dengan laga tandang melawan Elche pada hari Minggu. Sehari sebelumnya, Real Madrid yang kini ditangani Jose Mourinho akan bertandang ke markas Espanyol di ibu kota Catalonia. Persaingan kedua tim diprediksi kembali memanas, terutama dengan kembalinya Mourinho yang pernah membuat rivalitas ini sangat sengit pada periode 2010-2013.
"Kami memiliki tim yang luar biasa, dengan kualitas tinggi," ujar Flick kepada para penggemar Barca menjelang pertandingan persahabatan pramusim terakhir melawan Al Ahly. "Kami siap bekerja keras hari demi hari dan berjuang untuk meraih semua gelar."
Kedatangan Rodri dari Manchester City menjadi tambahan paling signifikan bagi Barca. Gelandang bertahan asal Spanyol itu diharapkan mampu memperbaiki lini pertahanan yang kerap menjadi kelemahan sejak Flick tiba pada 2024. Sementara itu, kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres memaksa Flick merombak lini serangnya.
Rodri tidak hanya membawa kendali permainan dan perlindungan di lini pertahanan, tetapi juga pengalaman memenangkan trofi-trofi besar. Kualitas itulah yang diharapkan Barcelona dapat membantu mereka meraih gelar juara Eropa pertama sejak 2015. "Saya di sini untuk bersaing memperebutkan segalanya, untuk hal-hal besar seperti Liga Champions," ujar Rodri setelah acara perkenalannya.
Namun, meraih gelar liga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut bukan perkara mudah. Real Madrid telah memperkuat skuad secara besar-besaran di bursa transfer dan kembali menunjuk Mourinho sebagai pelatih. Bagi Flick, kehadiran Mourinho yang dikenal dengan taktik liciknya menjadi tantangan tersendiri. Pelatih asal Jerman itu umumnya tidak memiliki masalah berarti dengan pelatih lawan selama berkarier di Spanyol, tetapi Mourinho adalah ahli dalam memberikan tekanan hebat kepada para pesaingnya.
Artikel Terkait
Inter Milan Tegaskan Pertahankan Lautaro Martinez dari Godaan Barcelona
Real Madrid Hadapi Espanyol di Tengah Misi Kebangkitan
Kunjungan Deco ke Lisbon Picu Spekulasi, Barcelona Dikabarkan Incar Lautaro Martinez
Real Madrid dan Barcelona Siap Tempur di Pekan Kedua LaLiga