Zulhas Siapkan 2.000 Kampung Nelayan dan 40.000 Desa Tematik Ikan

- Senin, 27 Juli 2026 | 13:15 WIB
Zulhas Siapkan 2.000 Kampung Nelayan dan 40.000 Desa Tematik Ikan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan komitmennya untuk berpihak kepada nelayan. Ia menyiapkan 2.000 kampung nelayan dan 40.000 desa tematik ikan pada tahun ini.

Pernyataan itu disampaikan Zulhas dalam sambutannya di Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, ia tampak bersemangat saat berbicara tentang nelayan di hadapan para ulama.

"Tanpa sadar, saya sampai menggebu-gebu bicara di hadapan para ulama di Kongres Umat Islam Indonesia VIII. Sebab kalau bicara nelayan, saya selalu merasa kita harus berbuat lebih. Mereka bekerja keras di laut, menjaga pangan kita, tetapi kesejahteraannya masih harus terus kita perjuangkan," kata Zulhas.

Ia menegaskan keberpihakan kepada nelayan harus dilakukan tanpa tawar-menawar, sesuai kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Zulhas, membantu nelayan bukanlah pemborosan.

"Kebijakan Pak Prabowo nelayan harus berpihak dulu untuk nelayan nggak boleh tawar-tawar, boros apa, masa membantu nelayan-nelayan Indonesia dibilang boros, yang dicuri tambang-tambang itu produksi 1.000 ton ngaku 500 ton itu dong yang boros, itu yang dikejar," ujarnya.

Zulhas merinci, tahun ini dan tahun depan akan dibangun 2.000 kampung nelayan. Selain itu, sebanyak 40.000 desa tematik untuk ikan akan dibangun dengan anggaran Rp1,2 juta per desa.

"Oleh karena itu, kebijakannya saya tahun ini sama tahun depan, kita akan bikin 2.000 Kampung Nelayan. Mulai tahun ini kita akan bangun 40.000 desa tematik untuk ikan, 40.000 desa, satu desa anggarannya 1,2 juta Bapak-bapak ini yang kita perjuangkan," tutur Zulhas.

Ketua Umum PAN itu menambahkan, nelayan Indonesia harus naik kelas. Fasilitas dan produktivitas akan ditingkatkan agar kesejahteraan nelayan terjamin.

"Nelayan kita harus naik kelas. Kampung Nelayan Merah Putih kita bangun, fasilitas kita perbaiki, produktivitas kita tingkatkan. Laut Indonesia begitu kaya. Nelayan yang menjaganya juga harus sejahtera," ujarnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags