Kronologi Pak Tarno Kena Tipu Rp 100 Juta: Kisah Pilu Pesulap Legendaris
Pesulap legendaris Pak Tarno, terkenal dengan jargon "Jadi Apa Prok Prok Prok", menjadi sorotan publik setelah terungkap sebagai korban penipuan dengan kerugian mencapai Rp 100 juta. Kisah pilu ini terjadi di tengah perjuangannya melawan penyakit stroke yang dideritanya sejak 2018.
Kronologi Lengkap Penipuan Pak Tarno Tahun 2012
Menurut kuasa hukum Hendro Widodo, kronologi Pak Tarno kena tipu bermula ketika ingin membeli mobil pada tahun 2012. Pak Tarno mendapatkan tawaran menarik dari seseorang yang mengaku bisa membantu pembelian kendaraan.
Terbuai oleh penawaran tersebut, Pak Tarno menyetorkan uang sebesar Rp 50 juta secara tunai dan Rp 50 juta melalui transfer bank. Namun, setelah transaksi selesai, komunikasi dengan pelaku terputus dan mobil yang dijanjikan tak kunjung datang.
Upaya Hukum yang Ditempuh
Hendro Widodo sebagai kuasa hukum mengungkapkan sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus penipuan Pak Tarno ini. Pihaknya berencana mengirimkan surat somasi kepada terduga pelaku sebelum melaporkan ke pihak berwajib dengan dugaan pelanggaran Pasal 378 KUHP tentang penipuan.
"Kami akan kirimkan somasi setelah kami dapatkan bukti-buktinya dari Pak Tarno," ujar Hendro dalam wawancara bersama Intens Investigasi.
Harapan Pak Tarno untuk Pengobatan
Kondisi Pak Tarno yang sedang berjuang melawan stroke membuat kasus penipuan ini semakin memilukan. Dalam wawancara yang mengharukan, Pak Tarno berharap uang hasil penipuan bisa dikembalikan untuk biaya pengobatannya.
"Iya, (berharap dikembalikan), untuk berobat," ungkap Pak Tarno dengan suara lirih. "Saya sakit, saya perlu obat. Berobat udah ke mana-mana, nggak ada perubahannya."
Klarifikasi Tuduhan Mengemis
Di tengah perhatian publik terhadap kasus penipuan ini, Pak Tarno juga sempat viral karena video di Kota Tua yang memunculkan tuduhan mengemis. Namun, Pak Tarno membantah keras kabar tersebut.
"Saya enggak minta. Enggak. Dikasih," tegas Pak Tarno.
Lisa Karlina, istri kedua Pak Tarno, menjelaskan bahwa kegiatan di Kota Tua bertujuan untuk terapi kesehatan. "Pak Tarno ngajak saya bukan ngemis, dia itu pengin jalan-jalan biar kakinya lemes. Jadi ada yang minta foto sama Pak Tarno, kita bukannya ngemis, tapi jasa foto."
Perjuangan Hidup Pesulap Legendaris
Kisah kronologi Pak Tarno kena tipu Rp 100 juta ini menjadi bukti bahwa figur publik pun tidak luput dari kejahatan penipuan. Di usia senjanya, Pak Tarno terus berjuang memulihkan kesehatan sambil berharap keadilan dapat ditegakkan untuk kasus yang menimpanya.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Bantah Richard Lee ke Gereja untuk Ibadah, Sebut Hanya sebagai Pembicara
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati