Menurut laporan, Maduro kemudian diterbangkan ke wilayah AS dengan pengawalan ketat dari FBI. Ada gambaran yang beredar dimana ia terlihat turun dari tangga pesawat Garda Nasional, dikelilingi oleh agen-agen federal.
Rencananya, dia akan dibawa ke Kota New York untuk menjalani proses hukum. Tuduhannya berat: terlibat dalam perdagangan narkoba dan terorisme narkoba.
Washington sendiri sudah memberikan penjelasan resmi. Mereka menuduh Maduro dan sejumlah pejabat Venezuela lainnya bertanggung jawab atas serangkaian kejahatan terorganisir itu. Namun begitu, pemerintah di Caracas tentu saja membantah semua tuduhan tersebut. Bagi mereka, ini adalah aksi ilegal dan pelanggaran kedaulatan.
Jadi, pesannya jelas. Bagi warga AS yang masih di sana, sekaranglah waktunya untuk pulang. Situasinya dianggap terlalu berisiko untuk ditunggu lebih lama lagi.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Ki Bedil dan Broker Senjata Ilegal di Bandung
Anggota DPRD DKI Soroti Pungli Rp100 Ribu ke Sopir Bajaj di Tanah Abang
Menteri Israel Ancam Lanjutkan Serangan ke Iran Jika Diplomasi Gagal
Saksi Ahli Beberkan Kerugian Negara Rp 1,5 Triliun dalam Kasus Chromebook Nadiem