Menurut laporan, Maduro kemudian diterbangkan ke wilayah AS dengan pengawalan ketat dari FBI. Ada gambaran yang beredar dimana ia terlihat turun dari tangga pesawat Garda Nasional, dikelilingi oleh agen-agen federal.
Rencananya, dia akan dibawa ke Kota New York untuk menjalani proses hukum. Tuduhannya berat: terlibat dalam perdagangan narkoba dan terorisme narkoba.
Washington sendiri sudah memberikan penjelasan resmi. Mereka menuduh Maduro dan sejumlah pejabat Venezuela lainnya bertanggung jawab atas serangkaian kejahatan terorganisir itu. Namun begitu, pemerintah di Caracas tentu saja membantah semua tuduhan tersebut. Bagi mereka, ini adalah aksi ilegal dan pelanggaran kedaulatan.
Jadi, pesannya jelas. Bagi warga AS yang masih di sana, sekaranglah waktunya untuk pulang. Situasinya dianggap terlalu berisiko untuk ditunggu lebih lama lagi.
Artikel Terkait
Iran Ancam AS dan Israel, Korban Kerusuhan Tembus 500 Jiwa
Piton Raksasa Telan Kambing Hidup-Hidup, Warga Buton Buru dan Tumpas
Semeru Muntahkan Awan Panas Sejauh 5 Kilometer, Status Tetap Siaga
Korban Dibawah Umur Ditemukan Berlumur Lumpur Usai Diduga Diperkosa Teman di Sekadau