Kejadian tragis kembali menimpa para pekerja tambang di Afghanistan utara. Empat orang penambang tewas di lokasi penggalian batu permata. Penyebabnya diduga kuat adalah sesak napas. Mereka terpapar asap tebal yang keluar dari mesin penghancur batu di dalam terowongan.
Menurut sejumlah saksi, insiden ini sudah terjadi pada hari Jumat lalu, 9 Januari, waktu setempat. Lokasinya tepatnya di Distrik Khash, Provinsi Badakhshan.
Ehsanullah Kamgar, juru bicara kepolisian setempat, mengonfirmasi kabar duka ini.
"Empat pekerja di sebuah tambang meninggal dunia," ujarnya kepada AFP, Minggu (11/1/2026).
Ia menambahkan, para korban saat itu sedang berusaha mencari batu mulia di kedalaman tanah. "Mereka meninggal karena sesak napas yang disebabkan oleh asap yang dikeluarkan dari mesin penghancur batu," jelas Kamgar.
Artikel Terkait
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Saling Menyalahkan
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Julio, Lepas dari Kenakalan Remaja