Survei terbaru dari LSI Denny JA memantik perhatian. Hasilnya menunjukkan, mayoritas publik ternyata menolak wacana pilkada yang digelar lewat DPRD. Menanggapi temuan ini, Istana pun angkat bicara.
Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara yang juga Juru Bicara Istana, menyatakan pemerintah menghormati setiap pendapat yang muncul. Menurutnya, dalam setiap wacana pasti ada yang pro dan kontra, dan itu hal yang wajar.
"Ya kita kan menghormati semua pendapat itu," ujar Pras di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis kemarin.
"Pasti kan semua pandangan ada yang pro, ada yang kontra, ada yang mendukung. Sementara belum, kan gitu," tambahnya dengan santai.
Pras tampaknya tak menganggap penolakan dalam survei itu sebagai polemik besar. Dia memilih untuk menyerahkan semuanya pada proses yang sedang berjalan. "Nggak ada masalah juga, kita lihat nanti," katanya singkat.
Artikel Terkait
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti
Muhammadiyah Bantah Terkait Laporan Polisi terhadap Pandji Pragiwaksono
KPK Tancapkan Taji, Mantan Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji