Di sisi lain, Titiek tak lupa memberi pujian pada upaya pemerintah yang dinilai serius dan cepat. Target awal Presiden Prabowo Subianto adalah mencapai swasembada dalam kurun empat tahun. Nyatanya, bisa lebih cepat dari yang direncanakan.
Sebelumnya, Prabowo sendiri telah membuat pengumuman resmi. Dalam sebuah acara Panen Raya di Karawang, ia menyatakan Indonesia tak lagi bergantung pada impor pangan.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Rabu 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,"
demikian pernyataan Presiden. Momentum itu menandai babak baru ketahanan pangan nasional.
Jadi, tinggal menunggu waktu. Jika semua berjalan sesuai rencana, ekspor jagung pada 2026 bukanlah hal mustahil. Harapannya tentu agar kemandirian ini bukan sekadar euforia sesaat, tapi bisa benar-benar berkelanjutan.
Artikel Terkait
Iran Klaim Kemenangan dan Tegaskan Kendali Baru atas Selat Hormuz
Akademisi Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Terkait Dugaan Penghasutan
KPK Periksa Tujuh ASN Pekalongan Terkait Dugaan Intervensi Bupati Nonaktif
KPK Tangkap 16 Orang dalam OTT, Termasuk Bupati Tulungagung