Lembaga yang memegang kekuasaan eksekutif dan diisi tokoh-tokoh bersaing dari kubu UEA dan Saudi itu akhirnya mengumumkan pemecatan Alzubidi. Dia didakwa melakukan pengkhianatan tingkat tinggi.
Konfrontasi antar faksi ini bikin banyak pihak cemas. Kekhawatiran terbesar adalah kota Aden, kota terbesar kedua Yaman, bakal terjebak dalam kekerasan. STC sendiri bersikeras bahwa pemimpinnya masih bercokol di sana.
Di sisi lain, kemajuan STC dan respons keras Saudi ini ternyata memicu efek lain: hubungan dengan Uni Emirat Arab memburuk drastis. UEA, sebagai kekuatan politik dan penghasil minyak yang punya kepentingan di Yaman, tampaknya tak sejalan dengan langkah Riyadh kali ini. Situasi jadi makin rumit.
Artikel Terkait
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer
Pertemuan AS Dijadwalkan, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata
Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan
Menhut Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 1.742 Hektare di Sulawesi Utara