Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke wilayah terdampak bencana di Sumatera ditutup dengan pesan apresiasi. Melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Presiden menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya pemulihan. Kerja keras mereka, kata Prasetyo, benar-benar dihargai oleh pimpinan negara.
"Sekali lagi beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, relawan, masyarakat semuanya," ujar Prasetyo.
Pernyataan itu disampaikannya usai mendampingi Presiden, Kamis (1/1) kemarin. Rangkaian kunjungan sebenarnya sudah dimulai sehari sebelumnya. Pada malam pergantian tahun 2025, Prabowo memilih berada bersama warga di Tapanuli Selatan.
Keesokan harinya, di hari pertama 2026, agenda berlanjut dengan peninjauan langsung. Presiden melihat dari dekat pembangunan hunian sementara (huntara) yang disediakan oleh Danantara. Dari rencana puluhan ribu unit untuk tiga provinsi, sekitar 600 unit di lokasi itu sudah berdiri. Tidak hanya melihat, Prabowo langsung menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri di lokasi. Fokusnya jelas: mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menurut Prasetyo, rapat itu berlangsung cukup intens. Presiden ingin semuanya bergerak cepat.
Artikel Terkait
Overdo: Drama Tiongkok 2026 yang Siap Hancurkan Hati Penonton dengan Romansa Tragis di Era Shanghai
Bayi 6 Bulan Tewas Dihajar Ayah Kandung di Warung Sembako
Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang, dari Jabat Tangan hingga Cek Kualitas Rumah
Pencarian Tiga Warga Spanyol di Labuan Bajo Diperpanjang Hingga 4 Januari