Purwanto lalu meminta ketiga prajurit itu untuk mundur ke belakang. Alasannya, posisi mereka menghalangi pandangan pengunjung sidang lain dan juga mengganggu kamera yang merekam proses persidangan.
Permintaan hakim langsung dituruti. Ketiga prajurit itu kemudian berpindah ke belakang barisan pengunjung. Barulah setelah itu sidang dipersilakan untuk melanjutkan pembacaan eksepsi.
Kejadian ini tentu menimbulkan keingintahuan. Apa sebenarnya tujuan kehadiran mereka? Jaksa penuntut umum kemudian memberikan penjelasan terkait hal tersebut, meski detailnya tak diungkap sepenuhnya di ruang sidang. Yang jelas, suasana sidang kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM ini jadi makin menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Ayah Prada Lucky Chepril Ditangkap Usai Dilaporkan Istri Soal KDRT dan Hinaan di TikTok
Ayah Prajurit Viral Diamankan Denpom Usai Dilaporkan Istri Sendiri
Nakhoda dan ABK Kapal Putri Sakinah Resmi Jadi Tersangka
KPK Panggil Anggota DPRD Bekasi untuk Perkuat Kasus Bupati Nonaktif