Sebelumnya, jenazah Fernando ditemukan mengapung di perairan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo. Lokasinya tak jauh dari tempat kapal yang ditumpanginya tenggelam pada Minggu (4/1). Setelah ditemukan, jenazah sempat disemayamkan di RSUD Komodo Labuan Bajo sebelum akhirnya dibawa ke Bali.
Sementara itu, jenazah putrinya sudah lebih dulu tiba di Bali pada tanggal 31 Desember lalu. Gadis malang itu ditemukan sehari sebelumnya, tepatnya pada 29 Desember 2025, mengambang di perairan Pulau Serai. Jarak lokasi penemuannya dengan lokasi penemuan sang ayah terpaut tidak terlalu jauh.
Kisah tragis ini menutup episode pencarian korban kapal yang karam di perairan Labuan Bajo. Keluarga kini fokus pada proses terakhir membawa pulang sisa-sisa jasad mereka untuk beristirahat dengan tenang di Spanyol.
Artikel Terkait
Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Istana Angkat Bicara
Dua Prajurit Atlet Langsung Naik Pangkat Usai Bawa Emas SEA Games
Sisa Kayu Banjir Lalu Kembali Hanyut di Sungai Wih Gile
Golkar Tegaskan Syarat: Pilkada Lewat DPRD Harus Libatkan Rakyat