Donald Trump kembali membuat pernyataan yang menyulut kontroversi. Kali ini, Presiden Amerika Serikat itu menuding Presiden Kolombia, Gustavo Petro, sebagai seorang pengedar narkoba. Tuduhan ini, tentu saja, langsung dibantah keras oleh Petro.
Semua ini berawal dari aksi militer AS di Venezuela. Pada Sabtu (3/1) lalu, pasukan AS melancarkan serangan mendadak ke Caracas. Mereka membombardir sejumlah target militer dalam upaya yang disebut-sebut untuk menggulingkan Nicolas Maduro dari kursi kepresidenan.
Nah, sehari setelahnya, Trump berbicara kepada para wartawan di dalam Air Force One. Dari pesawat kepresidenan itu, dia mengancam akan melakukan hal serupa terhadap Kolombia.
Negara Amerika Selatan itu, menurut Trump, "juga sangat sakit."
Artikel Terkait
Warga Sarinah Sambut JPO Baru, Tuntut Fasilitas Tak Sekadar Slogan
KPK Amankan Delapan Orang dalam OTT Dugaan Suap Pengurangan Pajak
Dasco Desak BPS: Data Kerusakan Pascabencana Harus Rampung dalam Satu Minggu
Video Curhat Pekerja PJU Bogor: Gaji Rp 20 Juta Mandek, Dishub Klaim Sudah Bayar