Suasana di Jalan Bomang, Bogor, mendadak riuh. Bukan karena kemacetan, tapi karena sebuah video yang menyebar cepat di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang pria mengaku sebagai pekerja proyek penerangan jalan umum curhat lantang. Intinya satu: gaji mereka belum dibayar.
Menurut pria itu, ada sekitar 15 orang dalam satu kru yang mengalami nasib sama. Mereka terlibat dalam pemasangan PJU di ruas jalan Bojonggede-Kemang itu.
"Di sini saya ingin melapor bahwa pekerja-pekerja yang ada di Bogor, khususnya di Bomang, itu tidak digaji. Di kru kami ada 15 orang kurang lebih," ujarnya dalam video yang beredar.
Kerugiannya? Cukup besar. Dia menyebut angka kerugian mereka mencapai sekitar Rp 20 juta. Nilai itu tentu bukan main-main untuk keringat yang sudah dikucurkan.
"Saya hitung kerugian kami mencapai Rp 20 juta kurang lebihnya. Pengerjaannya yaitu pemasangan PJU," ungkapnya lagi.
Nah, yang menarik, dalam video itu juga disebutkan alasan dari pihak proyek. Katanya, ada dalih sabotase dari rekan kerja sendiri yang jadi penyebab pembayaran mandek. Entah benar atau tidak, yang jelas keluhan ini akhirnya sampai ke telinga pemerintah daerah.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, langsung angkat bicara. Dia bilang akan mengecek kebenaran video itu. Langkah pertama? Konfirmasi ke penyedia jasa atau pihak ketiga yang terlibat.
"Kita mau konfirmasi dulu ke penyedianya. Karena itu bisa dibilang internal. Tinggal dari pihak penyedia atau pihak ketiga, kita mau konfirmasi dulu," jelas Bayu.
Dia menegaskan, dari sisi Dishub, semua pembayaran sudah tuntas dilakukan. Jadi, kalau ternyata uang itu belum turun ke tangan pekerja, masalahnya ada di level penyedia jasa.
"Tapi yang jelas kalau dari kita (Dishub) sudah diselesaikan semua. Kita konfirmasi nanti ke pihak kontraktornya benar atau tidak. Kalau memang benar, segera diinikan (ditindaklanjuti)," tegasnya.
Sekarang, semua mata tertuju pada proses konfirmasi itu. Nasib lima belas pekerja itu masih menggantung, menunggu kepastian yang semoga cepat datang.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Bandung Rabu 10 Juni 2026: Imsak Pukul 04.26, Subuh 04.36, dan Isya 18.58 WIB
Polisi Maroko Tangkap 11 Tersangka Jaringan Narkoba dan Pencucian Uang Lintas Negara
Studi: Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Edisi Paling Boros Karbon Akibat Penerbangan Massal
Marapthon Dinilai Ubah Cara Publik Konsumsi Media Digital, Pengamat Soroti Pergeseran ke Konten Partisipatif