Hujan baru saja reda di kawasan Tambun, Bekasi, Senin sore itu. Lalu lintas di Jalan Inspeksi Kalimalang padat seperti biasa, kendaraan berbaris menunggu lampu merah di Simpang Legenda. Tiba-tiba, suasana tenang itu buyar oleh suara benturan keras yang beruntun. Sebuah truk pengangkut limbah besi, dari arah Grand Wisata, menghantam deretan kendaraan yang sedang berhenti.
Kepala Polisi Resor Metro Bekasi, Kombes Sumarni, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden berlangsung sekitar pukul 17.22 WIB.
"Korban materi 7 mobil dan 1 sepeda motor," jelas Sumarni.
Dari keterangan awal, masalah teknis diduga menjadi pemicu. Sopir truk melaporkan rem kendaraannya tidak berfungsi optimal saat menuruni jalan. Kernet pun berusaha membantu dengan mengganjal ban, sayangnya upaya darurat itu gagal. Truk tetap meluncur tak terkendali.
"Sehingga menabrak kendaraan yang sedang berhenti menunggu antrean lampu Traffic Light Legenda," tambahnya.
Untungnya, meski kerusakan properti cukup parah, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kecelakaan beruntun ini. Itu satu hal yang patut disyukuri. Pembersihan lokasi pun segera dilakukan.
"Kendaraan sudah dievakuasi di Pospol Lantas Legenda, untuk truk dievakuasi ke kantor laka Polres," kata Kapolres.
Di sisi lain, proses hukum mulai bergulir. Kasus ini kini ditangani oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. AKBP Ojo Roeslani, selaku Kasubdit, menyatakan seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk keperluan penyelidikan.
"Delapan kendaraan yang terlibat diamankan di Unit Gakkum Sat Lantas Polres Metro Bekasi," ujar Ojo.
Dia juga merinci, selain tujuh mobil, ada satu sepeda motor Yamaha Vega yang ikut menjadi korban. Motor itu dikendarai seorang pria berinisial B, 56 tahun.
Nah, soal penyebab pasti, polisi masih menyelidiki lebih dalam. Semua kemungkinan masih terbuka. Yang jelas, Ojo menegaskan kembali, "Kecelakaan hanya menyebabkan kerugian materi saja, tidak ada korban luka dan jiwa."
Ruas jalan yang sempat macet berangsur pulih. Hanya bekas-bekas pecahan dan oli di aspal yang masih bercerita tentang kekacauan sore tadi.
Artikel Terkait
MPR dan PPI Kaltim Gelar Lomba Baris-Berbaris untuk Tanamkan Nilai Kebangsaan di Tengah Era Digital
Pekerja Stadion SoFi Resmi Sahkan Opsi Mogok Kerja Jelang Piala Dunia 2026
Pria di Mamuju Tengah Bacok Istri dan Anak Pakai Parang, Polisi Duga Pelaku Alami Gangguan Jiwa
Warga Depok Heboh Temuan Diduga Mayat Bayi di Bawah Flyover, Ternyata Bangkai Kucing