"DPP PPP memberikan instruksi agar kader senantiasa aktif membantu, baik melalui tenaga, pikiran, maupun rezeki yang bisa disalurkan," tegasnya.
Tak cuma materi, tenaga juga dikerahkan. Sekitar 200 relawan dilepas untuk bertugas bergiliran di lapangan. Tugas mereka nanti membantu bersih-bersih lingkungan dan perbaikan bangunan-bangunan yang rusak ringan.
"PPP hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung kerja pemerintah, salah satunya untuk membantu bangunan yang rusak ringan," jelas Mardiono.
Sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Mardiono sendiri turun langsung. Ia menyambangi Kampung Meuse di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, untuk melihat dari dekat kondisi pengungsian. Di sana, ia berdialog dengan warga terdampak, mencoba menyelami langsung apa yang mereka butuhkan.
Pada akhirnya, Harlah ke-53 di Aceh ini lebih dari sekadar seremoni. Ia adalah penegasan komitmen PPP untuk terus merawat persatuan dan, yang paling penting, menghadirkan manfaat yang benar-benar terasa bagi orang banyak.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Tembus Rp39 Juta per Jamaah
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku