Arus Balik Nataru Landai, Jasa Marga Pastikan Tol Tetap Lancar Sampai Penutupan Operasi Lilin

- Senin, 05 Januari 2026 | 00:45 WIB
Arus Balik Nataru Landai, Jasa Marga Pastikan Tol Tetap Lancar Sampai Penutupan Operasi Lilin

Kondisi lalu lintas malam ini terpantau cukup lancar. Rivan Achmad Purwanto, sang Direktur Utama Jasa Marga, menyatakan puncak arus balik Nataru terkendali. Kendaraan yang menuju Jakarta pun sudah terlihat landai.

Dia menjelaskan situasinya dari Jasa Marga Tollroad Command Center di Bekasi, Minggu (4/1/2026).

"Pergerakan dari Trans Jawa menuju Jakarta sudah lancar," ujar Rivan.

"Bahkan titik rawan seperti kilometer 66 juga kondisinya baik. Kecuali tanggal 28 Desember kemarin, itu sampai kami harus terapkan contraflow. Tapi sekarang sudah normal lagi."

Berdasarkan pantauan terbaru, Jasa Marga memastikan tidak akan ada pengaliran arus berlawanan atau contraflow hingga tengah malam nanti. Rivan berharap kelancaran ini bisa bertahan sampai Operasi Lilin resmi ditutup besok pagi.

"Kami perkirakan malam ini contraflow tidak diperlukan," imbuhnya. "Harapannya, sampai penutupan operasi, masyarakat bisa sampai tujuan dengan lancar. Ini sesuai proyeksi yang kami buat."

Selama Operasi Lilin berlangsung, ternyata puncak pergerakan terjadi lebih awal. Angkanya cukup mencengangkan.

Pergerakan tertinggi tercatat pada 20 Desember, dengan hampir 189.000 kendaraan. Sementara puncak arus keluar Jakarta justru terjadi di tanggal 24 Desember, mencapai 201.000 kendaraan.

Lalu bagaimana dengan arus masuk?

"Nah, untuk prediksi masuk hari ini, kami perkirakan sekitar 2,8 juta," jelas Rivan. "Dan sampai shift pertama tadi, angkanya sudah mencapai 2,7 juta. Artinya, realisasinya sudah menyentuh 94 persen."

Angka-angka itu menunjukkan gelombang pemudik sudah hampir sepenuhnya kembali. Malam ini, suasana di jalan tol pun mulai tenang setelah beberapa hari ramai luar biasa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar