Besok, Dewan Keamanan PBB bakal mengadakan pertemuan penting. Pertemuan ini digelar tak lain atas desakan keras dari Venezuela. Pemicunya adalah serangan Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Menurut laporan Reuters dan Anadolu Agency, Minggu lalu, Sekjen PBB Antonio Guterres sendiri menilai serangan AS itu sangat berbahaya. Pernyataannya langsung memberi bobot lebih pada situasi yang sudah panas ini.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, sudah lebih dulu meminta pertemuan mendesak. Dia tak ragu menyebut tindakan Washington sebagai sebuah agresi kriminal.
"Sebagai tanggapan atas agresi kriminal yang dilakukan oleh pemerintah AS terhadap negara kami, kami telah meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB, badan yang bertanggung jawab untuk menegakkan hukum internasional," tegas Gil.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia