Besok, Dewan Keamanan PBB bakal mengadakan pertemuan penting. Pertemuan ini digelar tak lain atas desakan keras dari Venezuela. Pemicunya adalah serangan Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Menurut laporan Reuters dan Anadolu Agency, Minggu lalu, Sekjen PBB Antonio Guterres sendiri menilai serangan AS itu sangat berbahaya. Pernyataannya langsung memberi bobot lebih pada situasi yang sudah panas ini.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, sudah lebih dulu meminta pertemuan mendesak. Dia tak ragu menyebut tindakan Washington sebagai sebuah agresi kriminal.
"Sebagai tanggapan atas agresi kriminal yang dilakukan oleh pemerintah AS terhadap negara kami, kami telah meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB, badan yang bertanggung jawab untuk menegakkan hukum internasional," tegas Gil.
Artikel Terkait
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026
Layanan SIM Keliling Kembali Beroperasi di Jakarta, Cek Jadwal dan Syaratnya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun