"Tidak ada serangan pengecut yang akan menang melawan kekuatan rakyat ini, yang akan muncul sebagai pemenang," tambahnya lagi, dengan nada penuh keyakinan.
Venezuela sendiri melaporkan bahwa serangan AS menyasar instalasi sipil dan militer di sejumlah negara bagian. Mereka pun terpaksa menyatakan keadaan darurat nasional. Presiden AS Donald Trump sudah mengonfirmasi serangan 'skala besar' itu, sekaligus mengumumkan bahwa Maduro dan istrinya berhasil diamankan.
Tak cuma Caracas, Kolombia juga ikut mendesak diadakannya pertemuan dewan yang beranggotakan 15 negara itu. Dukungan untuk langkah ini datang dari Rusia dan China. Ini bukan kali pertama Dewan Keamanan membahas ketegangan AS-Venezuela; mereka sudah dua kali bertemu pada Oktober dan Desember tahun lalu membahas isu yang sama.
Artikel Terkait
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026
Layanan SIM Keliling Kembali Beroperasi di Jakarta, Cek Jadwal dan Syaratnya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun