Di kantor pusat PI Niaga, Jakarta, Selasa lalu, dua direktur utama bersalaman erat. Mereka baru saja menandatangani sebuah nota kesepahaman. Trudo HD dari Pupuk Indonesia Niaga dan Suherman Yahya dari Semen Baturaja sepakat untuk bekerja sama dalam perdagangan komoditas clay. Momen ini bukan sekadar formalitas, tapi langkah strategis yang bisa membuka pasar baru bagi keduanya.
Inti kerjasamanya begini. PI Niaga akan bertindak sebagai arranger buyer. Tugas mereka mencari dan mengelola kebutuhan konsumen clay. Sementara itu, Semen Baturaja, yang punya akses ke tambang, akan menjamin pasokan materialnya. Mereka siap menyediakan clay sesuai spesifikasi teknis yang dibutuhkan, baik dari sumber mandiri maupun kemitraan.
Trudo HD terlihat antusias. Menurutnya, ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk melebarkan sayap.
"Kami melihat potensi besar dalam komoditas clay," ujarnya.
Dia menjelaskan, clay bisa memenuhi kebutuhan beragam sektor, mulai dari grup Pupuk Indonesia sendiri hingga industri lain di luar sana. Kehadiran Semen Baturaja sebagai alternatif sumber daya clay disambut baik. Bahan baku itu bisa mendukung operasional internal grup, sekaligus jadi peluang untuk merambah pasar eksternal.
"Sinergi ini wujud nyata kolaborasi yang saling menguntungkan," tambah Trudo.
Artikel Terkait
Wall Street Turun Lagi, Tertekan Isyarat Eskalasi Ketegangan Timur Tengah
OJK Wajibkan Dana IPO Ditampung dalam Rekening Khusus
Pemerintah Tegaskan Belum Ubah APBN Meski Harga Minyak Sempat Melonjak
PT ITSEC Asia (CYBR) Rencanakan Stock Split 1:2, Tunggu Persetujuan RUPSLB April 2026