Setelah 13 Tahun, Planetarium Jakarta Kembali Ramai dengan Antrean dan Mata Berbinar

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:50 WIB
Setelah 13 Tahun, Planetarium Jakarta Kembali Ramai dengan Antrean dan Mata Berbinar

Wina, yang berdiri di sampingnya, sepakat. Menurut dia, sajian di Planetarium bukan cuma untuk anak sekolah. Orang dewasa pun bisa dapat ilmu baru.

"Tetap ada informasi barunya. Kita kan biasanya cuma tahu sebatas galaksi kita doang. Di sini di-share, ternyata ada 'super galaksi lokal' gitu," tutur Wina.

"Ilmu fisika, kimianya juga dikit-dikit masuk. Asyik," lanjutnya.

Karena pengalaman positif ini, Wina berharap pemerintah membuka lebih banyak lagi tempat wisata edukasi semacam ini. Yang mudah diakses, dan menarik.

"Setuju banget untuk diperbanyak. Tadi kami ngobrol, 'ih kalau dekat rumah, ke sini tiap minggu enak ya'," ujarnya sambil tertawa.

Planetarium Jakarta sendiri secara resmi dihidupkan lagi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, pada Selasa (23/12). Dalam kunjungannya, Pramono menyebut fasilitas ini kini telah diperbarui dengan teknologi mutakhir.

"Setelah lebih dari 13 tahun, sejak tahun 2012, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin, alhamdulillah hari ini bisa dihidupkan kembali," ujar Pramono.

Ia juga mengumumkan akses gratis selama tiga bulan khusus untuk pelajar. Salah satu fitur anyarnya adalah AI interaktif yang memungkinkan pengunjung 'bercakap' dengan wajah gubernur dan wakil gubernur, menciptakan pengalaman belajar yang jauh lebih hidup dan menarik. Sebuah langkah baru untuk membawa warga Jakarta lebih dekat ke bintang-bintang.


Halaman:

Komentar