"Ya, ini masih berproses. Belum bisa kita pastikan. Belum bisa dipastikan," kata Onkoseno kepada para wartawan yang menunggu.
Dia menguraikan, tim dokter forensik masih sibuk dengan analisa mendalam. Makanya, soal apakah ini murni keracunan atau bukan, polisi enggan buru-buru mengambil kesimpulan.
"Untuk dugaan penyebab kematian, belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung," tambahnya.
Kondisi jasad korban yang ditemukan melepuh dan berbusa juga masih jadi bahan pemeriksaan serius. Onkoseno mengakui secara kasat mata memang terlihat ruam merah. Namun, apa pemicu pastinya dan seberapa luas dampaknya, itu masih jadi pekerjaan para ahli forensik di ruang autopsi.
Peristiwa ini berawal dari penemuan mengerikan di Warakas III, Gang 10, Tanjung Priok, pada Jumat (2/1) lalu. Tiga anggota keluarga ditemukan tewas di dalam rumah. Satu korban lain sempat diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit, nasibnya kini masih kita tunggu kabarnya.
Artikel Terkait
Korban Penyekatan Air Keras Tolak Kasusnya Diadili di Peradilan Militer
BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang adalah Sampah Antariksa
Hexindo Gelar RUPSLB Usai Mundurnya Dua Direktur Asal Jepang
Ahli Ingatkan Pentingnya Konsistensi Orang Tua Atasi Kecanduan Gadget pada Anak